⟵   Back to posts

Memahami Konsep Synchronous dan Asynchronous dalam JavaScript

Dalam dunia pemrograman, khususnya JavaScript, istilah synchronous dan asynchronous sering muncul dan menjadi dasar penting yang harus dipahami. Bagi sebagian orang, memahami teknik asynchronous mungkin terasa rumit pada awalnya. Namun, tanpa disadari, kita sering menggunakan konsep ini dalam banyak aktivitas pemrograman, seperti saat melakukan request AJAX, menggunakan event listener, atau mengatur waktu dengan setTimeout dan setInterval.

Apa Itu Synchronous dan Asynchronous?

Kedua istilah ini digunakan untuk menjelaskan cara eksekusi kode dalam suatu program, terutama terkait dengan urutan eksekusi.

Synchronous

Synchronous adalah metode eksekusi kode secara berurutan, di mana satu perintah harus selesai terlebih dahulu sebelum perintah berikutnya dijalankan. Ini seperti mengantri di kasir: pelanggan yang datang pertama akan dilayani terlebih dahulu, diikuti oleh pelanggan berikutnya sesuai urutan.

Contohnya, berikut adalah kode synchronous sederhana:

console.log('antrian 1')
console.log('antrian 2')
console.log('antrian 3')

Proses ini disebut blocking, karena setiap perintah harus selesai diproses terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke perintah berikutnya.

Asynchronous

Sebaliknya, asynchronous memungkinkan eksekusi kode yang tidak harus berurutan. Artinya, eksekusi tidak akan menunggu suatu perintah selesai sebelum melanjutkan ke perintah berikutnya. Dengan teknik ini, proses tertentu bisa ditunda atau diprioritaskan berdasarkan kebutuhan, sehingga kode menjadi lebih efisien.

Contoh penggunaan asynchronous:

console.log('antrian 1');
setTimeout(() => { console.log('antrian 2'); }, 100); // ditunda selama 100ms
console.log('antrian 3');

Pada contoh di atas, perintah antrian 2 dieksekusi setelah setTimeout selesai (setelah 100ms). Sementara itu, antrian 3 langsung dijalankan tanpa menunggu antrian 2 selesai.

Keuntungan dan Tantangan Asynchronous

Asynchronous memiliki keunggulan dalam efisiensi, terutama untuk menangani proses yang membutuhkan waktu lama seperti membaca data dari server atau melakukan operasi input/output. Namun, asynchronous juga memiliki tantangan, terutama pada race condition, yaitu situasi di mana suatu proses bergantung pada hasil dari proses lain yang mungkin belum selesai.

let user = requestAJAX();
displayUser(user);

Pada kode di atas, kemungkinan besar displayUser akan menampilkan data kosong, karena fungsi requestAJAX mungkin belum selesai ketika displayUser dipanggil.

Untuk mengatasi masalah seperti ini, JavaScript menyediakan beberapa teknik seperti:

Callback

  • Promise
  • Generator
  • Async/Await

Dengan teknik-teknik ini, kita dapat memastikan bahwa proses asynchronous berjalan dengan baik dan terkoordinasi.

Kesimpulan

Pemahaman tentang synchronous dan asynchronous sangat penting bagi developer JavaScript. Dengan memahami perbedaan dan cara kerja keduanya, kita dapat menulis kode yang lebih efisien, terutama saat menangani operasi yang membutuhkan waktu lama. Meskipun asynchronous terlihat lebih fleksibel dan efisien, penggunaannya harus dipertimbangkan dengan baik untuk menghindari masalah seperti race condition.

Happy coding! 🎉